RayaPolitik

Reshuffle Ramai Dibahas, Prabowo Belum akan Ganti Menteri

Sudjito | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:36 WIB | 8 dibaca

JAKARTA-RAYA: Isu perombakan atau reshuffle Kabinet Merah Putih kembali mencuat di tengah berbagai sorotan terhadap kinerja sejumlah menteri. Namun, Istana Kepresidenan memastikan Presiden Prabowo Subianto belum memiliki agenda untuk melakukan reshuffle dalam waktu dekat.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan evaluasi terhadap seluruh anggota kabinet memang terus dilakukan. Meski demikian, proses tersebut tidak otomatis berujung pada pergantian menteri.

Menurut Prasetyo, Presiden Prabowo menjadikan evaluasi sebagai mekanisme rutin untuk memastikan seluruh kementerian bekerja sesuai target, menjalankan tata kelola yang baik, serta mampu menjawab berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

Prasetyo menjelaskan Presiden memiliki indikator dan penilaian tersendiri dalam mengukur kinerja para pembantunya. Penilaian tersebut dilakukan melalui koordinasi intensif, pemantauan berkala, hingga pemberian arahan langsung kepada masing-masing kementerian.

"Sebagaimana yang sering kami sampaikan bahwa proses evaluasi atau pengawasan itu tidak selalu kemudian berujung dengan adanya reshuffle," kata Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan, seperti dilansir dari Antara, Selasa (21/7).

Evaluasi Rutin

Ia menambahkan, evaluasi tidak hanya menyangkut realisasi program prioritas pemerintah. Kemampuan para menteri dalam menyampaikan kebijakan kepada publik juga menjadi perhatian Presiden. Apabila terdapat komunikasi yang dinilai kurang tepat atau menimbulkan salah persepsi, hal itu akan menjadi bahan perbaikan dalam evaluasi.

Prasetyo menegaskan pemerintah ingin memastikan setiap kementerian mampu bekerja secara efektif, cepat, akuntabel, dan menghasilkan kebijakan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Menjawab spekulasi mengenai kemungkinan adanya perombakan kabinet dalam waktu dekat, Prasetyo memberikan jawaban singkat namun tegas.

"Tidak ada reshuffle lagi, belum ada reshuffle, belum," ujarnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo terakhir melakukan reshuffle pada akhir April 2026. Saat itu, Prabowo melantik aktivis Jumhur Hidayat sebagai Menteri Lingkungan Hidup menggantikan Hanif Faisol. Hanif kemudian dipercaya mengemban jabatan baru sebagai Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan.

Dalam perombakan yang sama, Presiden juga menunjuk mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat periode 2021-2023 Dudung Abdurachman sebagai Kepala Staf Kepresidenan menggantikan Muhammad Qodari. Sementara Qodari dilantik menjadi Kepala Badan Komunikasi Pemerintah.

Perombakan tersebut merupakan reshuffle kelima sejak Prabowo memimpin pemerintahan. Namun, dengan penegasan terbaru dari Istana, spekulasi mengenai pergantian menteri untuk sementara dipastikan belum akan menjadi kenyataan.

Komentar (0)

lock

Login untuk berkomentar

Belum ada komentar.

RayaSport

Indeks

Berita Terkait