RayaNasional

Prabowo Terbang ke Malang, Pimpin Panen di 43 Lokasi

Sudjito | Jumat, 17 Juli 2026 | 14:51 WIB | 5 dibaca

JAKARTA-RAYA:  Presiden Prabowo Subianto meninggalkan Pangkalan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (17/7/2026), menuju langit Malang, Jawa Timur, untuk turun langsung memimpin gelombang panen raya padi, tebu, dan kedelai di lahan-lahan garapan binaan TNI.

Pesawat Kepresidenan RI beregistrasi A-001 mengudara dari Halim pada Jumat siang, membawa Presiden Prabowo bersama empat orang kepercayaannya, yakni Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri ATR/Kepala BPN Nusron Wahid, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, menuju Lanud Abdulrachman Saleh.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan momentum ini bukan sekadar seremoni panen biasa. 

"Bapak Presiden akan memimpin panen raya serentak tebu, padi, dan kedelai yang dilaksanakan di 43 lokasi di seluruh Indonesia. Kegiatan ini menjadi wujud sinergi TNI dalam mendukung percepatan terwujudnya swasembada pangan nasional," kata Teddy di Jakarta.

3 Matra Turun ke Sawah dan Kebun

Begitu roda pesawat menyentuh landasan Malang, Presiden langsung bergerak ke hamparan sawah dan kebun terintegrasi di kawasan Lanud Abdulrachman Saleh, bukti nyata lahan tidur bisa disulap jadi lumbung pangan.

Di sana, tiga matra TNI unjuk hasil kerja keras mereka: Angkatan Udara memanen tebu di delapan titik, Angkatan Darat menuntaskan panen padi di 31 lokasi, sementara Angkatan Laut memetik hasil kedelai dari empat lahan garapan.

Tak berhenti di ladang, Presiden juga menyusuri deretan kios yang memajang buah karya TNI dalam mengawal program prioritas nasional, mulai dari hilirisasi hasil panen hingga penciptaan nilai tambah bagi petani.

Empat wajah inovasi ditampilkan dalam kios-kios tersebut, yakni praktik budidaya tiap matra, pengolahan gula dari tebu, produk turunan berbasis etanol seperti bioetanol dan olahan pangan, hingga jajaran teknologi dan alat pertanian modern.

"Melalui kegiatan ini, Bapak Presiden Prabowo ingin memastikan penguatan sektor pangan dilakukan secara terpadu, mulai dari peningkatan produksi, pendampingan kepada petani, hingga hilirisasi sehingga mampu memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi kesejahteraan masyarakat," ujar Teddy menutup keterangannya saat mendampingi Presiden Prabowo.

Komentar (0)

lock

Login untuk berkomentar

Belum ada komentar.

RayaSport

Indeks

Berita Terkait